:-)

Jumat, 01 Januari 2010

PRARANCANGAN PABRIK ACETYLENE DARI CALCIUM CARBIDE DAN AIR

PRA RANCANGAN PABRIK
ACETYLENE DARI CALCIUM CARBIDE DAN AIR

Acetylene yang disebut juga dengan gas Carbide merupakan senyawa yang
penting. Karena dapat digunakan sebagai bahan dasar untuk pembuatan senyawa-senyawa lain yang mempunyai arti penting dalam industri-industri lainnya. Acetylene merupakan salah satu senyawa hidrokarbon alifatis yang tidak jenuh, tidak berwarna, sedikit berbau, larut didalam alcohol, aceton, dan sangat mudah terbakar. Pada awal penemuannya di akhir abad ke 19, Acetylene hanya digunakan untuk peneragan, kemudian di kembangkan pemakaiannya dalam pengelasan logam. Pada saat sekarang ini Acetylene telah banyak digunakan sebagai bahan baku pada industri petrokimia dan juga untuk keperluan lainnya.

1.2.1 Macam – Macam Proses
Dalam pembuatan gas Acetylene berdasarkan pada skala komersial, proses pengolahannya dapat menjadi 3 proses pokok yaitu :
1. Proses Hidrokarbon Dengan Pembakaran Partial
CH4 + 2O2 ----> CO2 + 2H2O
2CH4 -----> C2H2 + 3H2
Yield yang dihasilkan pada proses ini adalah sebanyak 30%
Untuk mendapatkan gas Acetylene dipakai bahan baku berupa hidrokarbon alam dan oksigen, kemudian dibakar sehingga terjadi proses Pirolisa yang akan menghasilkan polimer-polimer. Polimer-polimer ini akan terserap dengan menggunakan Dimethil formaldehyde sehingga dihasilkan gas Acetylene murni. Pada proses ini dibutuhkan panas yang cukup tinggi (1315 oC), sehingga menyebabkan banyaknya terjadi reaksi samping dengan demikian proses akan menjadi kompleks dan rumit. Selain itu pada proses ini terdapat juga gas buang yang memungkinkan Acetylene akan ikut terbawa kelingkungan. Bahan baku yang digunakan hanya Hydrocarbon saja dan konversi yang diperoleh lebih kecil dibandingkan dengan proses Carbide.
2. Proses Hidrokarbon Dengan Cara pirolisa
C4H10 ---> CHCH + C2H4 + CO + H2
C2H4 ---> CHCH + H2
2CH4 ---> CHCH + 3H2
Dari proses ini yield yang dapat dihasilkan sebanyak 25% - 50% yield
Untuk mendapatkan gas Acetylene bahan baku yang dipakai adalah Hidrokarbon seperti metan, etan, butan, etilen dan gas alam. Steam diumpankan kedalam dapur regenarasi, sehingga terjadi proses pirolisa. Setelah itu produk diendapkan dengan elektrolistatis dan dilakukan pemurnian gas. Produk akhir yang dihasilkan adalah gas Acetylene dengan hasil samping yang lain. Proses ini tidak berbeda jauh dengan proses hidrocarbon dengan pembakaran partial, selain membutuhkan panas ( energi ) yang besar, proses ini juga akan menghasilkan reaksi samping, serta memerlukan beberapa alat tambahan untuk kelanjutan prosesnya. Konversinya tidak berbeda jauh dengan proses pembakaran partial dan lebih kecil dibandingkan dengan proses carbide (Kirk and Other vol A-4 )
3. Proses Carbide
CaC2 + 2H2O ---> CHCH + Ca(OH)2
Pada proses carbide didapatkan yield sebanyak 93%-95% yield
Untk mendapatkan gas Acetylene dipakai bahan baku CaC2 dan H2O yang diumpankan kedalam reactor. Setelah gas Acetylene terbentuk, pengotor atau impuritisnya dapat di murnikan. Proses pemurnian gas ini dengan menggunakan air dan larutan sodium Hypochlorite sebagai penyerapnya. Produk akhir yang akan didapatkan adalah gas Acetylene kering dengan kemurniaan mencapai 99%.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar